(62-21) 27873343 |   belajar@learninghub.id

Kerjasama ICJR Learning Hub, Elsam, dan PERADI Jakarta Pusat untuk Membumikan Prinsip – Prinsip HAM Bagi Korporasi di Kalangan Advokat

Pada saat ini hubungan antara hak asasi manusia dengan operasi bisnis perusahaan menjadi sangat kuat. Karena itu, perusahaan perlu memperhatikan hak – hal yang terkait dengan hak asasi manusia dalam menjalankan operasi bisnis perusahaan.

Begitu eratnya kaitan antara operasi bisnis perusahaan dan hak asasi manusia membuat PBB memulai sejumlah langkah. Pada 2005, Kofi Anan – Sekjend PBB pada waktu itu menunjuk Profesor John Ruggie untuk menjadi Special Representative for Business and Human Rights.

Selama 6 tahun dan telah melewati serangkaian konsultasi internasional dan riset, akhirnya pada Juni 2011 hasil riset dan konsultasi yang dilakukan oleh Prof John Rugie disahkan oleh Dewan HAM PBB yang lalu dikenal sebagai The United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGP BHR) atau Prinsip-Prinsip Panduan Bisnis dan Hak Asasi Manusia: Implementasi Kerangka “perlindungan, penghormatan dan pemulihan”. Prinsip-Prinsip Pedoman untuk Bisnis dan HAM menjadi penanda penting yang meletakkan dasar dan tanggung jawab pencegahan dan penyelesaian pelanggaran HAM yang berhubungan dengan bisnis.

Dalam konteks hukum, Advokat memainkan peranan penting untuk mendorong penghormatan HAM oleh perusahaan. Upaya Advokat untuk menghormati hak asasi manusia ini merupakan bagian dari etika dasar yang didalam Kode Etik Advokat Indonesia diatur dalam Pasal 3 huruf b yang menyatakan “Advokat dalam melakukan tugasnya tidak bertujuan semata-mata untuk memperoleh imbalan materi tetapi lebih mengutamakan tegaknya Hukum, Kebenaran dan Keadilan.”

Dedy Dewantoro, Head of Marketing & Community Partnership, menyambut baik langkah kerjasama antara ICJR Learning Hub, Elsam, dan PERADI DPC Jakarta Pusat dalam menyelenggarakan “Seminar Daring Bisnis dan HAM: Peran Advokat dalam Mendorong Penghormatan HAM oleh Korporasi”. Menurutnya, melalui penyelenggaraan seminar ini maka UNGP BHR akan tersosialisasikan di kalangan Advokat Indonesia secara lebih baik. Ia sendiri berharap, melalui seminar ini ada peningkatan kesadaran di kalangan advokat tentang tanggung jawab hak asasi manusia di sektor bisnis

Ia juga menambahkan bahwa masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kesadaran tentang perhormatan terhadap hak asasi manusia terutama untuk mencegah praktik bisnis yang dapat berdampak buruk terhadap hak asasi manusia. Seminar Daring tentang Bisnis dan HAM ini, menurutnya, merupakan langkah awal untuk mendorong lebih banyak kegiatan – kegiatan serupa bagi kalangan Advokat.

0 responses on "Kerjasama ICJR Learning Hub, Elsam, dan PERADI Jakarta Pusat untuk Membumikan Prinsip – Prinsip HAM Bagi Korporasi di Kalangan Advokat"

Leave a Message

© 2019 All rights reserved.

Setup Menus in Admin Panel