(62-21) 27873343 |   belajar@learninghub.id

Cara Mudah Mempelajari Kekayaan Intelektual Sebagai Hal Yang Wajib Dihormati

Topik pembicaraan mengenai kekayaan intelektual selalu menjadi topik yang ramai diperbincangkan. Apalagi jika sudah menyangkut tentang pelanggarannya, maka isu mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) tidak akan ada habisnya. Sebenarnya, banyak sekali kasus berkaitan dengan HKI di Indonesia yang dapat dijadikan sebagai pelajaran.

Salah satu yang belakangan ramai diperbincangkan adalah influencer ternama Indonesia, Atta Halilintar yang merubah nama klub sepakbola kepunyaannya dari AHHA PS PATI menjadi Bekasi FC seiring kepindahan homebase mereka dari Kota Pati ke Kota Bekasi. Namun perubahan ini ternyata menjadi sengketa karena ternyata nama Bekasi FC sudah digunakan oleh orang lain bernama Erick. Bahkan nama Bekasi  FC milik Erick sudah memiliki kekuatan hukum dengan adanya sertifikat merek yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Atas hal tersebut, Erick meminta Atta Halilintar untuk merubah nama Bekasi FC pada klubnya.

Jika paragraf sebelumnya berkaitan dengan kekayaan intelektual dalam bidang merek, contoh selanjutnya terkait kekayaan intelektual dalam bidang hak cipta. Dimana beberapa tahun lalu salah satu kelompok musik, Payung Teduh, memprotes seseorang bernama Hanin Dhiya karena dianggap telah mengambil keuntungan ekonomis dari video cover lagu “Akad” milik Payung Teduh yang diupload di salah satu platform streaming video. Vokalis Payung Teduh saat itu, Mohammad Istiqamah Djamad, juga merasa dirugikan karena ada lirik yang diubah oleh Hanin Dhiya di dalam video miliknya. Tak hanya sampai disitu, Is –sapaan akrab vokalis Payung Teduh– juga menyinggung banyaknya eksploitasi terhadap lagu “Akad” tanpa seizin Payung Teduh sebagai pencipta lagu.

Kedua contoh di atas setidaknya dapat menggambarkan kepada kita pentingnya penghargaan kepada kekayaan intelektual dari seseorang. Perlindungan terhadap HKI sendiri memiliki arti yang besar, karena menjadi wujud nyata bahwa pemerintah melindungi setiap warga negaranya yang dengan hasil pemikirannya dapat menghasilkan sebuah karya atau ciptaan yang bisa bermanfaat untuk orang banyak. HKI sendiri meliputi banyak hal di dalamnya. Setidaknya ada tujuh hal yang diatur yaitu : Hak Cipta, Paten, Merk dan Indikasi Geografis, Rahasia Dagang, Desain Industri, Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Perlindungan Varietas Tanaman.

Pengaturannya pun terbagi ke dalam beberapa peraturan perundang-undangan sebagai berikut :

  1. Hak Cipta diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014
  2. Paten diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
  3. Merek dan Indikasi Geografis diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
  4. Rahasia Dagang diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000
  5. Desain Industri diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000
  6. Tata Letak Sirkuit Terpadu diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2000
  7. Perlindungan Varietas Tanaman diatur dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000

 

Tidak hanya melalui berbagai peraturan di Indonesia, jauh sebelumnya perlindungan kekayaan intelektual itu sendiri sudah jauh lebih dulu dikumandangkan melalui Pasal 27 ayat 2 dari  Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia yang menyatakan bahwa “Setiap manusia memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan, baik secara moral, maupun kepentingan material, yang dihasilkan dari hasil karya saintifik, literatur, maupun seni yang dibuatnya”.

Maka dari itu, sebagai warga negara tentunya kita juga harus turut serta untuk memahami dan menghormati Hak Kekayaan Intelektual sebagai sebuah hak istimewa dari seorang pencipta. Karena untuk dapat menghasilkan sebuah ciptaan atau karya, dibutuhkan tenaga, biaya, pemikiran, dan waktu yang bisa jadi tidak singkat, namun bisa jadi bertahun-tahun lamanya. Jika anda ingin mengetahui lebih dalam topik kekayaan intelektual ini, anda dapat mencari literatur maupun training yang secara spesifik membahas tentang topik ini. Salah satunya adalah ICJR Learning Hub yang menyediakan kelas pengetahuan mandiri “Pengantar Hak Kekayaan Intelektual”  yang dapat diikuti tidak hanya oleh praktisi hukum, namun juga masyarakat umum yang tertarik untuk mempelajari dan memahami HKI lebih jauh lagi.

0 responses on "Cara Mudah Mempelajari Kekayaan Intelektual Sebagai Hal Yang Wajib Dihormati"

Leave a Message

© 2019 ALL RIGHTS RESERVED.

Setup Menus in Admin Panel

seers cmp badge