(62-21) 27873343 |   belajar@learninghub.id

74 Bakal Calon Advokat Ikuti PKPA Secara Daring

Sabtu, 20 Juni 2020 – Kali ke enam PERADI bekerja sama dengan ICJR Learning Hub dan Universitas Wiraswasta Indonesia dalam menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). PKPA yang akan berlangsung pada tanggal 20 Juni 2020 sampai dengan 11 Juli 2020 ini memiliki metode yang berbeda dari PKPA yang sebelum-sebelumnya, PKPA kali ini menggunakan teknologi platform webinar dikarenakan kondisi yang masih belum memungkinkan untuk bertatap muka akibat pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia. Tak heran jika PKPA ke enam ini disebut sebagai PKPA Angkatan PSBB.

PKPA PSBB dibuka oleh Erasmus Napitupulu -Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Fadhly Masril – Dekan Fakultas Hukum Universitas Wiraswasta Indonesia, dan Sugeng Teguh Santoso – Sekretaris Jendral DPN PERADI Rumah Bersama Advokat. Ketiganya memberikan sambutan untuk membuka kelas PKPA Angkatan PSBB yang diikuti oleh 74 Calon Advokat melalui Webinar.

Dalam sambutannya, Erasmus mengungkapkan keunikan yang dimiliki oleh PKPA yang diselenggarakan ICJR. ICJR yang memiliki fokus terhadap isu-isu hak asasi manusia (HAM) karena itu diberikan sentuhan berbeda terhadap materi PKPA yang akan disampaikan, seperti adanya materi bisnis dan HAM, sistem peradilan anak, hak kekayaan intelektual dan lainnya yang memiliki keterkaitan dengan isu-isu HAM, hal ini yang menjadikan PKPA ICJR berbeda dengan PKPA yang lain. Tentunya materi-materi tersebut disampaikan oleh pengajar-pengajar yang memiliki pengalaman yang baik sesuai bidangnya masing-masing. Erasmus percaya bahwa nantinya para peserta akan menjadi Advokat berkualitas, yang memiliki nilai luhur officium nobile yang membela hak-hak asasi manusia dan hak-hak para calon klien dan tentunya pembela hak-hak orang yang sudah tercantum dalam konstitusi dan hukum di Indonesia. Erasmus juga mengingatkan tahapan-tahapan menjadi advokat yang diawali dengan kehadiran pada kelas PKPA ini harus mencapai 80% dan juga lulus ujian advokat.

Fadhly Masril, juga menyampaikan harapan bahwa meskipun keadaan dan kondisi PKPA kali ini yang mengharuskan pertemuan secara online tidak menyurutkan semangat belajar para peserta, karena apapun hasilnya nanti pasti berdasarkan pola belajar yang dimiliki, dan juga bekal sebagai advokat adalah keuletan, strategi dan teknik membaca. Pada PKPA kali ini meskipun online juga memiliki banyak materi yang dapat dibaca oleh peserta yang tentunya sudah disusun dan diakui kualitasnya oleh PERADI. Fadly Masril menutup sambutannya dengan harapan semoga PKPA dengan belajar online ini berjalan dengan lancar sampai hari terakhir dan para peserta dapat lulus ujian advokat nantinya.

Terakhir, sebelum memulai PKPA PSBB ini, Sugeng Teguh Santoso selaku Sekjen DPN PERADI RBA mengatakan bahwa, ”Meskipun belajarnya secara live streaming online melalui webinar, saudara harus tetap ingat bahwa ini tetap diabsen, jadi kehadirannya harus 80% agar mendapatkan sertifikat dan juga bisa mengikuti ujian advokat nantinya.”

1 responses on "74 Bakal Calon Advokat Ikuti PKPA Secara Daring"

Leave a Message

© 2019 All rights reserved.

Setup Menus in Admin Panel